Home
news
IAIN Jember Segera Gelar Seminar Internasional

IAIN Jember Segera Gelar Seminar Internasional


Diterbitkan Kamis, 05 November 2015 - 09:26:59 WIB

HUMAS-Seiring dengan Kemunculan kekuatan-kekuatan konservatif dan radikalis muslim yang mengusung agenda politik formal Islam menjadi tantangan tersendiri bagi kelangsungan demokratisasi Indonesia pasca reformasi. Bahkan Kalangan konservatif-radikalis ini bisa dibilang telah terbukti mampu memanfaatkan momentum kebebasan pascareformasi untuk bangkit, meneguhkan identitas, dan pengaruhnya dalam ranah publik maupun politik.

Hal inilah yang menjadi dasar sehingga perlu digelar Seminar Internasional tentang Kebebasan Media dan Intoleransi Beragama: Tantangan Studi Islam dalam Mempromosikan Islam Moderat, yang rencananya akan digelar pada Selasa. 10 November 2015 mendatang di kampus IAIN Jember.

Ketua panitia seminar Internasional Dr. Ahidul Asror, M.Ag menegaskan bahwa secara efektif, kalangan radikalis ini terbilang sukses menggunakan media baru (terutama media sosial) –di samping institusi politik dan negara—untuk menyebarkan visi dan agenda keagamaan konservatifnya yang pada umumnya, kontra produktif dengan agenda Islam demokratik: toleran, pluralis, dan anti-sektarianis.

Dikatakan pula bahwa melalui media juga, kelompok ini mampu mengorganisir dan memobilisir massa Islam guna mempengaruhi kebijakan publik dengan mengatas namakan Islam dan moralitas. Sementara di saat bersamaan, elemen-elemen progresif  dari kalangan civil societymuslim cenderung bersikap defensive dalam mendesakkan agenda-agenda demokrasi. Sehingga dapat dikatakan bahwa meningkatnya pengaruh kalangan konservatif-radikalis, dan sekaligus merosotnya peran progresif agen-agen civil society muslim, memberi andil bagi stagnasi demokrasi Indonesia pasca reformasi.

Karenanya dalam konteks inilah, menurut dekan fakultas Dakwah IAIN Jember yang sekaligus juga sebagai ketua panitia seminar ini diperlukan diskursus Islamic studies dalam mengeksplorasi persoalan-persoalan berkait dengan “kebebasan media, kebangkitan kelompok-kelompok konservatif-radikalis muslim, kemerosotan elemenelemen progresif muslim, dan prospek demokratisasi di Indonesia pasca reformasi.

Sebagai nara sumber yang akan hadir dalam seminar internasional ini, diantaranya Prof. Kevin Dunn dari Western Sydney Australia, Prof. Rachmah Ida, Ph. D. dari Universitas Airlangga Surabaya, Dr. Rumadi, M.Ag  dari The Wahid Institute - LAKPESDAM NU, dan Prof. Dr. Ismail Ishak dari Universitas Utara Malaysia, sedangkan yang berlaku sebagai keynote speech adalah Prof. Dr. H. Nur Syam, M.Si dari Kementerian Agama RI.

Sementara untuk memberikan fasilitas kepada kalangan akademisi luas sehingga dapat berkontribusi memberikan gagasan yang masih berkait dengan tema seminar, sebelumnya panitia juga membuka penerimaan tulisan dalam bentuk artikel melalui call for paper.

untuk call for paper mengkaji tentang fenomena kebebasan media dan kebangkitan Islam pasca reformasi, selain tulisan juga harus orisinil dan belum pernah dipublikasikan, adapun tulisan yang terpilih diberikan fasilitas untuk mempresentasikan makalahnya pada acara seminar bersama dengan narasumber lainnya, nama penulis paper telah di diumumkan di website: www.iain-jember.ac.id. (Minan Jauhari)


Share Berita


Komentari Berita

Komentar ditutup.